swap blog 6; my 2014 Fave Culinary

Hi hi readers ūüėÄ D Sebuah kehormatan besar buat saya untuk bisa mejeng ganteng di blog keceh Aphrodite Luv Apple yang sarat makna dan peristiwa ini. This is hendra, in charge sebagai partner swap blog Cicil periode enam, dengan tema swap yang telah dipilih oleh nyonya tuan rumah, Hani (dilink ke http://www.honeylizious.com/), yakni ‚ÄúMakanan Favoritmu‚ÄĚ.

Hokeh, untuk tema kali ini, sepertinya saya nggak perlu menguras otak terlalu keras untuk mengarang, berhubung makan is my priority in life after traveling dan pacaran #ihiyyy. Berikut saya akan membahas delapan macam menu wajib yang kudu harus mesti kamu coba di tahun 2014. Kebetulan, empat dari delapan menu tersebut berhasil menduduki nominasi ‚Äúbest Culinary 2013‚ÄĚ versi Minggat awards (dilink ke http://letsescape.me/2013/12/29/minggat-award-2013/) #sekalian promosi blog, hehe.

Baiklah tanpa babibu cangcingcong, mari langsung kita simak 10 kuliner wajib coba tahun 2014 ala Hendra Fu the Minggater ūüėÄ

1. Coto Kuda

Sesuai namanya, Coto kuda menggunakan daging kambing sebagai bahan utamanya#lempar tapal kuda ūüėÄ Jadi daging Kuda ini dimasak dengan bumbu dan rempah ala coto coto di Makassar pada umumnya. Saya berkesempatan mencicipi coto unik ini pada perjalanan saya ke Tanjung Bira Makassar November tahun lalu. Kuahnya yang kental dengan aroma rempahnya yang khas, ditambah dengan air perasan jeruk lemon membuat daging kuda yang setau saya alot (karena sebelum dipotong past rajin jogging tiap hari) menjadi empuk dan tidak bau (You know kan bau badan kuda, hehe¬† :D)

 coto kuda

 2. Nasi Grombyang

Nasi Grombyang adalah makanan khas Pemalang, Jawa Tengah.  Disajikan dalam mangkuk kecil, nasi dibanjiri dengan kuah hitam kecoklat-coklatan, lengkap dengan irisan daging sandung lamur yang kenyal. Rasa kuahnya sangat kaya, asam, asin, manis plus segar sehingga kamu nggak rela menyisakan setetespun tersisa di mangkuk. Dan yang istimewa, hidangan ini biasanya disajikan dengan sate kerbau yang tidak kalah empuk dan berbumbu.

n.grombyang

3. Lechon Kawali

Lechon Kawali alias babi panggang ini berasal dari Filipina. Februari tahun lalu, saya mencoba menu ini di kawasan Mal of Asia, Manila‚ÄĒdan yang pastinya bisa dijumpai di kawasan kuliner lainnya. Tidak jauh berbeda dari babi panggang yang sering saya jumpai di Indonesia. Lechon Kawali disajikan dalam bentuk irisan daging dan kulit berlemak yang garing dan gurih. Biasanya tersaji pula saus asam manis yang menjadi teman cocol setia.

lechon kawali

4. Palu Basa

Palu Basa adalah menu penutup sekaligus snack di kala senggang wajib coba di Makassar. Potongan pisang segar dan tidak terlalu manis, disajikan dengan serutan es yang telah dilumuri oleh sirup dan susu putih kental. Menu ini akan sangat cocok disantap selepas berkeliling berbelanja ria di pusat oleh-oleh Somba Opu ataupun setelah berpanas-panasan ria di panta Losari dan Fort Rotterdam

5. Soto Sukaraja

Soto ini berasal dari Sukaraja, Jawa Tengah, perbatasan dengan Purwokerto dan Purbalingga. Yang khas dari soto ini, mereka menggunakan saus kacang yang langsung direndam bersama dengan kuah dan daging di dalam mangkuk. Rasa manis kecap dan kacangnya yang gurih, dipadukan dengan bumbu dan rempah setempat membuat saya nambah dan nambah lagi.

soto sukaraja

6. Tahu Petis

Nahh, kalo yang ini adalah cemilan favorit saya setiap kali berkunjung ke semarang. Nggak bisa nggak, setiap sore menjelang malam, saya selalu hunting gerobak-gerobak tahu petis dan membeli beberapa biji. Tidak seperti gorengan pinggir jalan pada umumnya, tahu petis disajikan dengan adonan saus petis udang kental yang manis namun gurih di dalamnya. Perpaduan rasa saus udang yng unik dan tahu yang garing dan gurih membuat siapa saja nggak sadar untuk meraih satu persatu tahu petis dalam kantong kresek sampai tak tersisa. (berhubung saya nggak pernah sempat memfoto tahu Petis, jadi fotonya saya ambil dari http://www.tahupetis.com/wp/wp-content/uploads/2010/04/Tahu-PetisWeb.jpg)

tahu petis

7. Rujak Gobet

Saya kurang yakin sebenarnya rujak gobet berasal dari mana, karena banyak sumber mengatakan makanan ringan ini berasal dari Madura, namun banyak juga yang mengatakan makanan ini berasal dari kawasan Jawa Timur lainnya. Namun yaaa, terlepas darimana dia berasal, rujak ini sangat memikat saya. Waktu mampir ke Surabaya November lalu, saya yang sedang kelaparaniseng menghentikan langkah ibu-ibu yang mendorong gerobak makanan. Sang ibu menawarkan rujak Gobet, makanan yang sangat asing di telinga saya. Dan rasanya sangat segar, asam, manis serutan mangga dan buah-buahan lain berpadu pedas yang segar, sangat cocok dimakan pada cuaca terik.

 rujak gobet

8.Sate Lidah Bukit Tinggi

Sate lidah bisa dijumpai dimana saja di Sumatra Barat. Tapi saya sangat merekomendasikan sate lidah yang dijual di area pasar (saya lupa, pasar ateh atau pasar bawah ya, pokoknya di sekitaran Mesjid Agung) Bukit Tinggi. Bumbunya yang kental dan berempah, ketupatnya yang lembut namun padat, serta irisan lidahnya yang kenyal dan juga berbumbu, membuat saya dan teman-teman nambah sampai dua kali.

 sate lidah

Jajanan Kaki Lima Indonesia Naik Kelas Dunia

Keanekaragaman jajanan kaki lima di Indonesia tidak dapat dipungkiri lagi. Dengan jumlah 34 propinsi terdapat berbagai macam jajanan khas yang berbeda tiap daerahnya memberikan kekayaan budaya. Dengan keanekaragaman jajanan Indonesia juga  merupakan refleksi dari beragamnya suku bangsa dan tradisi yang terdapat pada hampir 6000 pulau. Telah di daulat empat jajanan tradisional yang akan mewakili Indonesia untuk World Street Food Congress  selama 10 hari, tepatnya 31 Mei-9 Juni di Kawasan Marina Bay, Singapura. Ini memberikan rasa keingintahuan kenapa keempat jajanan tersebut yang terpilih dari beribu jumlah jajanan yang lain.

Kriteria-kriteria untuk menjadikan jajanan tersebut wakil dari Indonesia juga dibantu oleh pakar-pakar kuliner nusantara antara lain; William Wongso, Bondan Winarno, Irwan Tjandra, Arie Parikesit, dan Marcell. . Setiap orang pasti mempunyai jajanan favorit jagoan mereka. Tapi untuk sampai ke tahap ajang internasional ini pasti sangat dibutuhkan waktu, usaha dan kerja keras untuk menentukan jajanan mana yang dapat mewakili I Indonesia baik dari segi cita rasa, kualitas dan tentunya mencitrakan Indonesia yang multi etnik.

Salah satu kriteria kenapa jajanan ini diikutsertakan ke dalam kongres Jajanan Kaki Lima Dunia, yaitu dari proses pengolahan masakan yang unik sekali serta penyajian yang khas. Selain itu jajanan ang dipilih hendaklah berangkat dari jalanan, umumnya jajanan di Indonesia berawal dari jalanan seperti gerobak atau pikulan sehingga dapat menampilkan nilai-nilai historis antara jajanan dan si penjual. Jajanan tersebut memiliki nilai-nilai otentik, enak,  digemari oleh masyarakatnya sendiri dan pasti akan berterima dilidah internasional, mengingat tempat penyelenggara adalah Singapura yang merupakan negara melting pot.

Dengan mengikuti ajang kongres global seperti ini dapat memberikan gairah baru bagi dunia perkunlineran nusantara. Banyak jajanan Indonesia yang sangat enak dan tetapi gaunggnya belum terkenal samapia dunia internasional seperti jajajanan negara lain,  seperti Turki yang terkenal dengn kebabnya, Meksiko yang terkenal dengan Elote, Belanda yang terkenal dengan Niewe Haring, Vietnam yang terkenal dengan  Barquette dan lain-lain.  Dan ini merupakan saat yang tepat bagi Indonesia untuk mengenalkan jajanan yang lain selain, nasi goreng, sate, rendang, gado-gado yang telah terlebih dahulu go internasional.

Tidak ketinggalan pula, si pelopor  event jajanan kaki lima internasional  KF Seetoh ikut andil secara langsung dalam pemilihan jajanan Indonesia yang akan diberangkatkan ke Singapore. Ia terjun langsung  ikut menentukan, dia melihat prosesnya, dan mencicipi semuanya. Ia sendiri sudah memimpikan akan hadirnya kongres semacam ini sejak 15 tahun yang lalu. Menurutnya jajanan kaki lima memiliki potensi bisnis yang besar, namun rata-rata para pedagang bukan professional dalam mengelola usaha menjadi bisnis besar, dan mereka awam dalam soal kebersihan hingga manajemen usaha. Oleh karena itu ia mendedikasikan waktunya hampir dua tahun berkeliling dunia dan mengajak para pedagang jajanan kaki lima untuk terlibat dalam kongres jajanan  kaki lima dunia terbesar ini.

Bondan sendiri yang terkenal dengan slogan makyussnya menyatakanan bahwa jajanan kaki lima tidak boleh mati, dan dibutuhkan kerjasama semua pihak agar jajanan tersebut tidak terpinggirkan bahkan punah. Dan melalui event seperti ini mampu mengakat derajat jajanan kaki lima.

Mari kita lihat cerita di balik  keempat jajanan kaki lima ini  kenapa mewakili ribuan jajajanan yang ada di Indonesia,

Kerak Telor, Betawi

Yang pertama adalah kerok terok khas Betawi. Jajanan ini terbuat dari bahan dasar ketan putih, telur ayam, ebi disangrai kering ditemani bawang goreng dan ditambah dengan kelapa sangria, cabai merah, merica, garam, gula pasir, merica kencur dan jahe.

Hal yang unik terlihat bagaimana membuat dengan wajan diatas tungku yang terbuat drai tanah liat.. Disaat kerak telor setengah matang maka wajan memasaknya dibalikkan dan kerakknya akan dibiarkan langsung terkena panas arang dari anglo dan menjadi sedikit gosong. Dan inilah yang disebut dengan kerak yang mengeluran aroma yang sangat khas.

Dari sisi historisnya, jajaanan ini telah menjadi jajanan masyarakat Betawi tempo dulu. Tidak dapat dipungkiri kalau kerak telor hampir punah beberapa tahun silam apabila pemerintah DKI tidak cepat tanggap. Salah satu bentuk kepedulian pemerintah dengan selalu mengikutsertakan pedagang-pedagang kaki lima kerak telor dalam ajang Jakarta fair atau event-event cagar budaya lainnya, tidak hanya itu kerak telor juga mulai diperkenalkan keseluruh nusantara. Seperti dua tahun silam ketika saya mengunjungi Padang fair, saya juga menemukan beberapa pedagang kerak telor yang langsung didatangkan dari Jakarta.

kerak-telor

penjual kerak telor dimalam hari, gambar http://jakartadailyphoto.com/index.php/2012/01/

Soto Tangkar dan Sate Kuah, Jakarta

Jajanan kaki lima lainnya yang memiliki cerita unik adalah soto tangkar dan sate kuah asal Jakarta. Walaupun sama-sama berasal dari Jakarta, banyak yang tidak mengetahui perbedaannya dengan soto Betawi.  Perbedaannya terletak pada penggunaan daging brisket yang merupakan bagian daging sapi yang terletak di bawah dada. Sejarahnya, disaat penjajahan Belanda, masyarakat Betawi tidak mampu membeli daging, karena  digunakan oleh masyarakat kelas atas Bleanda. Masyarakat betawai hanya mamapu membeli potongan iga yang berdaging sedikit yang disebut dengan tangkar s sehingga dIolah menjadi masakan lezat dengan nama soto tangkar  Awalnya soto ini dijual dengan pikulan atau di warung-warung sederhana di pinggir jalan. Soto ini juga sangat sedap disantap saat cuaca dingin dengan tambahan sambal merah yang pedas. Soto tangkar merupakan makanan sehari-hari tetapi persebarannya belum seluas soto betawi karena hanya terdapat pada daerah tertentu saja.

enaknya perpaduan soto tangkar dengan sate kuah, siapaun pasti tak ingin melewatkannya, gambar http://www.promolagi.com/potret_det.php?jid=338

enaknya perpaduan soto tangkar dengan sate kuah, siapaun pasti tak ingin melewatkannya, gambar http://www.promolagi.com/potret_det.php?jid=338

Nasi Kapau, Bukitting, Sumater Barat

Jajanan ketiga yang akan ikut sertakan pada world  Street food congress adalah makanan tradisional yang berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat yaitu nasi kapau. Nasi kapau adalah nasi yang berupa campuran atau ramas terdiri dari nasi dan berbagai macam vasiasi lauk pauk khas nagari Kapau. Mulai dari sayur nangka (cubadak), gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi), gulai cancanng (tulang dan daging kerbau), gulai babek (perut kerbau). Gulai nangka dari nagari kapau sangat khas walaupun hampir setiap daerah di Sumatera Barat mengenal gulai ini. Walaupun gulai nangka ini menggunakan santan yang banyak  tapi tidak terlalu kental dan nangka ditemani denga kacang  panjang, kol, rebung, pakis bahkan jengkol.  Satu lagi yang khas dari lauk pauk nya yaitu gulai tambusu yang  merupakan usus sapi yang diisi dengan campuran telur ayam dan tahu, di samping itu juga terdapat gulai ikan, ayam panggang, teri balado, tongkol balado, dendeng balado,  goreng belut , sambal lado hijau, ayam goreng, ayam goreng cabe hijau, gulai ayam, rendang ayam, rendang daging. Dan yang tidak kalah penting yang untuk diperhatikan dalam pembuatan nasi kapau yaitu penggunaan beras bermutu tinggi yang diproduksi oleh nagari sekitarnya seperti Agam dan Bukittinggi.

cara uni-uni menampilkan dagangan nasi kapau, baskom-baskom besar berisi gulai dan lauk, gambar http://kamaribedo.blogspot.com/2010/11/los-lambuang-bukittinggi.html

cara uni-uni menampilkan dagangan nasi kapau, baskom-baskom besar berisi gulai dan lauk, gambar http://kamaribedo.blogspot.com/2010/11/los-lambuang-bukittinggi.html

Proses memasak  menggunakan wajan tradisional dan ciduk-ciduk besar, dan ini diharapkan dapat menjadi atraksi yang sangat menarik bagi wisatawan yang akan hadir maupun masyarakat Singapura itu sendiri. Penyajian nasi kapau juga unik. Biasanya penjual seorang wanita yang berumur, yang biasa dipanggil dengan Uni , Uni-uni duduk lebih tinggi dari bangku pembeli, didepannya terdapat baskom-baskom besar yang berisi aneka lauk dan gulai kapau. Uni-uni akan menggunakan sendok tempurung yang bertangkai panjang untuk menyanduk lauk dan gulainya.

Ikan Woku & Pisang Goreng Sambal Roa, Manado

Selanjutnya, jajanan yang dikenalkan adalah ikan woku & pisang goreng sambal ikan roa. Woku merupakan masakan khas Manado yang diambil dari sebuah daun bernama Woka. Berdasarkan sejarahnya, daun woka merupakan alas masak masakan yang kaya akan aneka rasa dan aroma rempah.  Biasanya daun ini digunakan sebagai bahan dasar seafood. Terdapat dua versi woku yaitu, woku belanga  dan woku daun. Woku belanga dimasak berkuah menggunakan panic ataupun belanga. Sedangkan woku daun dimasak kering dengan pembungkusan seperti pepes. Bahan bumbu yang digunakan sama saja tetapi proses membuatnya saja yang berbeda.

Sedangkan Jajanan khas manado pisang goreng sambal roa ini sangat lezat dan mempunyai cita rasa pedas. Umumnya pisang goreng bercitra rasa manis, namun pisang goreng dengan sambal roa sangat berbeda, Sambal roa dibuat dari ikan roa khas Manado yang diasapi kemudian digoreng dan diulek bersama bumbu lain seperti cabe, bawang merah dan tomat, untuk adonan tepung menggunakan tepung terigu dan sedikit tambahan mentega untuk menambah aroma serta rasa yang semakin gurih.

pisang goreng yang manis dicocol sambal roa yang pedas, gambar http://www.haphap.com/review/v/legoh-berawal-dari-suka-makan

pisang goreng yang manis dicocol sambal roa yang pedas, gambar http://www.haphap.com/review/v/legoh-berawal-dari-suka-makan

——–00——–

Itulah jajanan Indonesia yang akan tampil di World Street Food Congress di Singapura.  Dengan ini Indonesia dapat memperkenalkan kuliner yang beda. Mari kita dukung jajanan tersebut untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat dunia. Memang jajanan tersebut tidak bisa mewakili keseluruhan jajanan Indonesia yang beribu banyaknya, tetapi jajanan ini merupakan kebanggan kita sebagai bangsa Indonesia.  Melalui dunia kuliner  Indonesia dapat menunjukkan banyak sisi positif.  Dengan di kecapnya jajanan tersebut di saat kongres akan menimbulkan sensasi yang berbeda dilidah penikmatnya. Pasti akan menimbulkan rasa penasaran akan Indonesia, dimana itu Indonesia, dan apa yang ada di Indonesia serta jajanan unik lain apa lagi yang di punya Indonesia. Melalui lidah secara tidak langsung mereka akan berkunjung ke Indonesia kembali  dan menikmati Indonesia baik dari sisi keindahan alam, keramahtamahan dan keunikan kulinernya.

gifartikel ini diikutsertakan dalam FoodLovers Blog Competition