Rasa

“Kamu makan ini lagi?

“begitulah”

“bukannya di luar banyak pilihan?”

“aku tahu”

“ini bulan keenam, hari ke seratus enam puluh lima, setiap malam, di jam yang sama, tempat yang sama, kamu selalu makan yang sama!”

“aku maklum”

“sama dengan waktu kepindahan mu kesini”

“kau pintar menghitung, ya” menyunggingkan sebuah senyuman, aku yakin itu tulus lurus.

“pasti lemak sangat rasanya, ya?”

“awalnya”

“sekarang?”

“sudah tidak berasa-tidak terkecap” aku mengela sedikit nafas, makan lagi. Dan aku tahu, matamu selalu mengawasiku tajam. Seakan tidak percaya. Aku pun berujar lagi padamu.

“aku sudah tidak peduli rasa!”

“lalu?” tanyamu penasaran padaku.

“Ntah lah”

“sampai kapan makan nasi goreng terus?”

“aku tidak tahu”

“Makan makanan yang sama setiap harinya, bukannya ada titik jenuh”

“aku juga sedang mencari jawabannya”

Seandainya melewatkanmu seperti makan nasi goreng sepanjang hidupku. Sampai muak muntah pun pasti akan kujalani. Sampai tidak berasa lagi dilidahku. Seandainya melupakanmu aku harus  melewati malam yang sama setiap kali, sungguh aku tidak peduli. aku hanya butuh suatu kebiasaan baru. Tidak mengingatmu-melupakannmu.

aphroditeluvapple, cempaka 14 Januari 2014

Advertisements

One comment on “Rasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s