Bali Democracy Forum (BDF)

Bali Democracy Forum merupakan forum kerjasaa tahunan antara negara-negara demokrasi di Asia yang diadakan setiap akhir tahun di Bali..  Kenapa Bali Democracy Forum ?. Bagi Indonesia, demokrasi tidak hanya mengenai kesuksesan pelaksanaaan pemilihan umum. Tetapi demokrasi harus berkonsilidsi dan menjadi akar disetiap aspek kehidupan nasional. demokrasi merupakan bagian dari nilai Pancasila  merupakan filosofi bangsa yang harus tercerminkan dalam setiap kebijakan luar negeri Indonseia. Sehingga promosi demokrasi merupakan bagian integral dari kebijakan luar negri Indonesia khusunya diwilayah Asia. Indonesia menekankan pentingnya pembangunan demokrasi berdasarkan prinsip utama yaitu, demokrasi tidak bida dipaksakan dari luar. Ini sesuatu yang harus dibangun atas dasar pengalaman sejarah bangsa sendiri dan kondisi budaya ,kedua sangat penting bagi masyarakat dunia, terlepas dari ideologi dan aliran politik mereka, untuk belajar satu sama lain dalam menyempurnakan metode pemerintahan sehingga mereka dapat lebih mencapai kemakmuran dan perdamaian. Proses saling belajar dan berbagi pengalaman akan menjadi sifat demokrasi sebagai pemersatu.

Tujuan dari Bali Democracy Forum  adalah membangun serta memertahankan sebuah forum antara negara-negara Asia untuk mempromosikan pembangunan politik melalui dialog dan kerjasama dalam memperkuat kepatuhan terhadap nilai-nilai dan pengembangan lembaga-lembaga demokratis. Bali Democracy Forum  juga memprakarsai dan memfasilitasi untuk belajar dan berbagi pengalaman sebagai strategi menuju konsolidasi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di wilayah Asia dan sekitarnya. Tujuan tersebut dibangun pada platform untuk saling mendukung dan kerjasama dalam konteks membangun demokrasi dan lembaga-lembaga politik.

Peserta Bali Democracy Forum  adalah negara-negara yang menganut azas demokrasi atau bercita-cita menjadi lebih demokratis di kawasan Asia-Pasifik. Bali Democracy Forum juga dihadiri oleh negara-negara pengamat dari wilayah Afrika, Eropa dan Amerika.

Pertama kali acara ini diadakan pada tanggal 10-11 desemeber 2008 dengan tema Building and Consolidating Democracy: A Strategic Agenda for Asia. yang menjadi co-chair adalah Perdana Mentri Australia yang diikuti oleh 32 negara dan 8 negara pengamat.

Bali Democracy Forum  II diadakan pada tanggal 10-11 Desember 2009. Dengan tema Promoting Synergy between Democracy and Development in Asia: Prospects for Regional Cooperation. Co chair adalah Perdana Mentri Jepang yang diikuti oleh 35 negara dan 13 negara pengamat.

Bali Democracy Forum  III diadakan pada tanggal 10-11 desember 2010. Denga tema democracy  and the promotion of peace and stability. Co choir adalah Perdana Mentri Korea Selatan yang diikuti 44 negara peserta serta 27 negara pengamat.

Bali Democracy Forum  IV diadakan pada tanggal -9 december 2011. Denga tema Enhancing Decmocratic Participation in a Changing World: Responding to Democratic Voices. Co chair adalah Perdana Mentri Bangladesh yang dihadiri 40 negara peserta dan 45 pengamat.

Image

Bali Democracy Forum  V diadakan pada tanggal 8-9 november 2012. Dengan tema Advancing Democratic Principles at the Global Setting.  Forum ini dihadiri 12 Kepala Negara/Pemerintahan, serta melibatkan partisipasi delegasi dan observer dari 83 negara dan organisasi internasional

Sedangkan, Bali forum democracy VI akan diadakan pada 7-8 november 2013 dengan tema consolidating democracy in pluralistic society.

picture sourcehttp://www.korea.net/NewsFocus/Policies/view?articleId=103613

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s