G30S Padang #part3

Pasar Raya merupakan pasar induk  terbesar dikota padang. Rajesh mengatakan bahwa ia baru saja berjalan dari Pasar Raya . Saat ini Pasar Raya sedang dilalap sijago merah. Rajesh membujukku untuk naik keatas bersamanya. Ia mengatakan sudah tidak menemukan kendaraan umum lagi menuju ke Universitas Andalas, kebetulan kosnya terletak tidak jauh dari kampus. Ia mengatakan puluhan ribu massa semuanya bergerak ke atas, tidak ada yang kebawah. Kota Padang sudah tidak berpenghuni.

a-fire-flame-abstract-photography-HD-Wallpaper

Terbesit kenangan Pasar Raya bersama Rajesh. Dulu ketika awal kuliah, Pasar Raya pernah menjadi daerah permainan kami. Dia Rajesh Mohander, kawanku yang galak akan komik dang manga Jepang. Ia yang mengajarkan aku ketagihan membaca Great Teacher Onizuka sampai Death Note. Kami dulu menjelajah dengan berjalan kaki. Dua mahasiswa berkantong pas-pasan yang hanya bisa menyewa komik di pasar Raya. Kalau perut lapar pun mencoba mengganjal dengan gorengan.  Kupandang wajah kawan kriboku cukup lama. Kupegang erat tangannya, tak mungkin kupeluk. Aku berkata mantap padanya.

“Rajesh, Ci nio basuo jo ama, ci nio mancaliak keluarga jo kapalo surang, keluarga ci pasti selamat. Ci takuik nyo manunggu dirumah” .

Abstract Fire Wallpapers 1

aku bahkan tidak menunjukkkan sisi kelemahanku. Tidak ada satu butir air mataku yang terjatuh. Sungguh sudah tidak tahan untuk menangis. Tetapi tidak ada air mata yang keluar. Ketika Rajesh menyebutkan Pasar Raya terbakar, semakin nelangsa hati ini. Karena aku tahu jam 17.00 an itu adalah waktunya Mama dan adikku di pasar Alai sedang menutup toko. Hari itu Rabu, aku tidak bersama mereka, karena Rabu bukan giliranku membantu di toko. Kenapa hari itu Rabu, bukan hari lain saja, dimana saat kami beriga bersama-sama berada di toko. Tidak terpencar-pencar. Aku tahu Adikku baru kembali dari kuliahnya. Dia kuliah sekiatr 3 km dari pasar. Aku hanya ingin agar Mamaku ditoko tidak sendirian. Aku tidak dapat membayangkan situasi pasar yang kacau balau. Aku ingin kalau hari ini harus berakhir Aku ingin hari ini baerakhrir bersama kelaurgaku. Aku ingin berada didalam dekapan Mamaku. Kuusir jauh-jauh pikiran negatif tersebut. Aku harus selamat dari musibah ini. Musibah ini adalah peringatan untukku belajar. Jadi Aku masih ingin tetap bertahan hidup dimuka bumi. Aku nyalakan kembali semangat hidupku. Aku yakin masih ada secercah harapan untuk bertahan.

“sampai berjumpa, Mbak Ci, semoga selamat sampai tujuan” kami saling berjabat tangan. Apakah itu jabatan tangan kami yang terakhir?

“sampai jumpa kawan, kita akan bersua kembali” ujarku mantap.

Aku meninggalkan Rajesh Mohander. Aku tahu ia menatapku melangkah pergi. Tak kutolehkan wajahku sedikitpun kebelakang. Aku hanya ingin bertemu keluargaku. Mama, Papa dan adikku. Mungkin ini tinggal lima atau tujuh km lagi. Aku tidak peduli seberapa jauh jarak yang harus kutempuh. Aku punya tujuan yang jelas. Walaupun seisi dunia melarangku untuk kebawah, aku pasti tetap akan kebawah. Aku yakin akan bertemu orang-orang yang kucintai. Tidak ada rasa haus setetespun dari kerongkonganku. Tidak ada rasa letih sedikitpun. Karena aku tahu, tidak hanya aku yang berjuang bertemu dengan keluargaku.

Tak selang berapa lama berjalan. Dari kejauhan kulihat ada sebuah motor yang sedang berdiri. Tidak ada penghuninya. Sudah sejauh itu aku berjalan, baru motor ini yang kudapati dalam posisi berhenti. Motor siapakah itu gerangan?. Tenagaku yang masih banyak tersisa semakin kupompa terus.Aku berlari mengejar motor tersebut. Aku tidak ingin motor itu melaju dulu.aku berlari denagn seton tenaga cadangan yang entah dari mana kumiliki.

Berhasilkah aku mendekati motor tersebut? Bersambung

Padang, 30 September 2009in memoir of Padang earthquake

Pictures source:

http://hd4desktop.com/1202-fire-flame-abstract-photography-HD-Wallpaper/

http://all-in-onewallpapersfortollyto3d.blogspot.com/2013_01_01_archive.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s