Nonton Festival Film German 2013 di Blitsmegaplex, Grand Indonesia

Ketika mendapat teks dari teman untuk menonton di Blitzmegaplex langsung saja kuiyakan. Berhubung tempat yang tidak begitu jauh dari rumah temanku disekitaran Tamrin. Mumpung lagi disni, kapan lagi nonton disana . Berjalan lebih kuarang 15 menit dari rumah teman, akhirnya sampai juga di Blitzmegaplex setelah bertanya-tanya kepada Pak satpam. Berada di tingkat 8, aku menuju lift. Mata ku sibuk kesana kemari mencuri pandang memperhatikan penampilan para pengunjung. Kalau di Jakarta ada benarnya juga, beda mall pasti beda pengunjungnya. Semakin bagus mallnya semakin homogen orang yang datang, dengan gaya super modis dan trendi. Ibarat aku lagi melihat model-model cantik dan tampan yang berlalu lalang di catwalk.

Ketika mau keluar lift ada sepasang bule, yang satu ganteng dan yang satu lagi snagat cantik dan modis. Badannya bak model dengan balutan baju yang casual. Menjadi pemandangan yang sangat menyegarkan. Ketika mau keluar lift dia menyilahkan wanitanya untuk keluar duluan, dan memberikan jalan padaku. “ladies first” katanya mempersilahkan ku keluar duluan.

Ketika berpapasan di pintu masuk ke Blitzmegaplex aku bertemu lagi dengan pasangan tersebut. Dan kembali dengan sopan dia mempersilahkan aku untuk duluan. “ again” kataku didalam hati. Aku jadi senyum-senyum saja sendiri, bermimpi kapan ya aku punya pasangaan hidup yang bergaya gentelman seperti ini. Alah ini kalau efek jalan sendiri, aku jadi suka ngelantur yang ndak jelas.

Ternyata temanku ngajak nonton festival film German. Wah serunya kataku didalam hati, akhrinya kesampain juga bisa nonton, November tahun lalu aku pengen datang ke festival film Perancis, tapi karena menunggu busway yang tak datang-datang. Akhirnya batal nonton.

Kuhubungi temanku tapi sinyal telpon sangat jelek. Semakin tinggi sebuah gedung, sinyalnya juga semakin ngawur.  Aku duduk aja bersandar disofa, karena tiket masuk pun aku tak dapat. Tiket sudah habis dan sudah tidak boleh masuk kedalam. Aku menunggu saja apa yang terjadi selanjutnya. Mataku bertumpu pada sepasang bule modis yang tadi, wah mereka berdua berciuman mesra digerbang masuk kedalam. Mau tak mau terlepas juga pandanganku kesana, aku yang biasanaya cuma melihat kissing scene di film-film. Melihat mereka membuat ku jadi malu dan pipiku bersemu, ah kujauhkan saja pandangan ku dari mereka dan tidak boleh iri.

Kumencoba menelpon teman  dan sms tak dibalas. Dengan pasarah kutunggu saja, toh malam ini aku juga tidak ada kerjaan. Temannku yang dirumah pun balik malam, tidak enak juga sendirian dirumah. Tak berapa lama kemudian temanku keluar menjemputku dan mengajakku kedalam. Hampir saja kami dilarang masuk, tapi temanku bilang dia memang sudah masuk dari tadi, cuma pergi kebelakang sebentar.  Akhirnya kami diperolehkan masuk, memang ternyata ramai juga yang nonton sampai ada yang duduk ditangga. Temanku dapat di barisan paling depan, aku pun terpaksa duduk dibawah, tapi biarlah ntar pas nonton juga bakalan gelap siapa paeduli kalo aku lesehan dibawah.

 

Film german ini berjudul Der Ganz Grosse Traum, yang artinya pelajaran dari sebuah mimpi. Untuk filmnya aku buat ulasan tersendiri. Film ini sangat bagus dengan selipan humor-humor pintar yang mampu memancing tawa penonton. Aku sangat puas malam itu dapat menyaksikan film tersebut. Seteah film selesai semua penonton keluar dengan tertib. Aku dikenalkan dengan temnnya temanku, dan mereka bertukar informasi tentang film yang akan ditayangkan besok. Aku menyimak dengan seksama.

Bule yang tadi didalam yang membuka acara festival film german di indonesia, yang memukul gong, di adalah produser atau sutradarnya (karena masuk kedalam terlamabat jadi tidak tahu siapa bule tersebut) sudah dikerumunin. Seperti biasa, ketertarikan ornag Indonesia dengan bule masih tinggi. Kupikir hanya di kampung-kampung yang tertarik berfoto dengan bule, dikota besar sepert Jakarta, yang tiap sebentar melihat bule seliweran, bule masih saja jadi objek photo menarik. Disaat dia antri minuman, tak pelak seperti selebritis, si bule sudah dikerumunin oleh banyak gadis untuk berfoto. Ibarat gula yang dikerumunin semut.

“tipikal orang Indonesia, ngak bsia liat bule ngangur” celetuk temanku

“kasian, cuma mau beli minuman aja, sampe dikerubungi gitu ya,” timpal yang lain.

Aku Cuma berkomentar, “resiko pekerjaan”

“mau ngak foto bareng dia” tanya salah satu teman yang lain

“kasihan sama bulenya” teman dari teman yang lain ikut prihatin dengan bule yang laku bak kacang goreng.

Dengan berani salah satu teman yang berpakaian dress hitam menghampiri si bule, dan aku mengikuti dia dari belakang.  Dia mengatakan bahwa ada sekelompok orang yang ingin berfoto dengannya. Si bule agak terkejut ketika mendengarkan banyak orang yang ingin berfoto dengannya.

“just group foto, not one by one foto’ kataku meyakinkannya

“oh, i see, let me finish this snack first” sibule menunjukkan potngan makanan yang menunggu untuk dilahap oleh mulutnya.

Aku dan teman yang berbaju hitam balik lagi ke keteman-teman yang lain.

“pasti bulenya ngak mau ya” prasangka temanku, karena melihat  kami datang tanpa sibule. Aku hanya tersenyum saja.

“tunggu saja sebentar”

Tak lama kemudian si bule datang menghampiri kami. Dan dia sudah siap untuk berfoto, kerumunan kelompok jadi semakin bertambah, tak tahu makin banyak saja yang bergabung. Yang one take picture, berubah menjadi beberapa take. “aduh kok malah jadi lama” kataku di dalam hati. Setelah take selesai, si bule pun ngeloyor pergi.  Aku pun hanya tersenyum. Temanku yang berbaju hitam memeriksa foto yang dia minta tolong orang lain untuk mengambilnya, dan tentu saja hasilnya blur dan tidak sebagus yang diharapkannya.  

 

Note: bukti-bukti foto di salah satu teman, ntah bisa atau ngak aku mendapatkan share fotonya.

Advertisements

2 comments on “Nonton Festival Film German 2013 di Blitsmegaplex, Grand Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s