Aside

 

Di terik siang memang enak sambil makan es krim. Walaupun sudah hampir setahun aku bekerja di Palembang, dan aku baru saja tahu bahwa didekat kantorku  ada es krim yang sangat enak sekali.  Es Puter namanya tapi disini lebih dikenal dengan Es Krim Mang Cecep.  Ya tentu saja yang menjualnya bernama Mang Cecep. Seperti kebanyakan nama tempat makan yang diembel-embeli dengan nama si empunya.

Berawal dari ocehan kawanku yang ketika acara sedekahannya ( sedekahan adalah acara kenduri di Palembang, kalau di Padang namanya Baralek)  memesan es krim mang Cecep, dan es krim tersebut laris manis diserbu tamu undangannya. Dan beberapa tamu undangannya meminta rekomendasi es krim yang disajikan tersebut. Disaat pertama kali membeli aku benar-benar harus antri,  karena banyaknya peminat es krim pada siang itu. Bungkusan demi bungkusan di sajikan dengan cekatan dan telaten oleh Mang Cecep.  Pembeli es krim Mang Cecep tidak hanya disekitar kantor saja, tapi mang cecep sudah menjadi langganan beberapa instansi pemerintah, perusahaan swasta  di Palembang. Bahkan puluhan box dipesan diakhir minggu untuk acara pesta pernikahan, syukuran atau pun acara arisan.

puluhan bungkus eskrim dengan setia dinanti oleh pembelinya

puluhan bungkus eskrim dengan setia dinanti oleh pembelinya

wong kantor selalu nyuruh beli  es krim mang Cecep tiap hari Jumat” kata seorang office boy dari salah satu perusahaan pupuk terbesar di Palembang. “wong kantor nya galak nian dengan es krim disini, lemak nian rasonyo, walaupun cak panas kami masih galak belinyo pake motor, galak dikasih bonus jugo oleh mang Cecep ” kata office boy tersebut dengan logat Palembang yang kental. Aku manggut-manggut dan masih harus besabar dengan giliran es krim ku. Sungguh hari ini perjuangan yang melelahkan untuk mendaptkan segelas eskirm. Dan pernah juga suatu ketika aku lebih memilih untuk menyerah dan kembali kekantor, karena antrian yang begitu panjang. Dan aku hanya bisa menelan ludah daripada menunggu satu gelas diantara puluhan bungkus es krim yang dipesan.

Es krim ini terbuat dari gula, santan, susu, garam halus dan kasar, tepung hunk we, tepung kanji, dan air matang. ketika disajikan es krim ditambah dengan potongan pokat yang segar dan rebusan kacang merah, membuat es krim ini sangat enak dan semakin yahui dilidah. Mang cecep sangat menjaga kualitas es krimnya, makanya dia tidak menggunakan bahan pewarna ataupun pengawet. Untuk rasa manis didapatkan dari gula dan susu, dia tidak menggunakan sari manis. Untuk pengharum dia masih menggunakan pandan yang ditanamnya dibelakang rumah. Kalau di Padang kacang jadi kawannya rendang tapi kalau di Palembang kacang dijdikan es” seloroh Mang Cecep sambil sibuk melayani pembeli.

Mang cecep sendiri sudah lama berjualan dengan gerobaknya. Teman kantor ku yang tinggal dekat sana semenjak usia tujuh tahun sudah  mmencoba es krim mang cecep. Dan dia sudah berumur 24 tahun.  Mungkin lebih kurang dari dua puluh tahun mang cecep mangkal didepan kantor migrasi didaerah pelabuhan Boom Baru. Sedangkan kantor migrasi tidak lagi beroperasi disana dan menjadi gedung tua, namun mang Cecep masih mantap mangkal disana. Penghasilan Mang Cecep juga pasti lebih dari cukup karena ia mampu membiayai kedua istri dan menyokolahkan ank-anaknya.

Mang Cecep dengan cekatan dan ramah melayani pembelinya

Untuk mengobati rasa penasaran dan sebentar lagi aku akan balik kepadang. Dan tentunya aku tidak akan menemukan es krim yang serupa di kotaku. Semenjak hari pertama membeli sampai saat tulisan ini diturunkan aku telah menjadi penggemar setia es krim mang cecep. Dan aku tahu ketika aku balik lagi ke Palembang, pasti aku akan segera mangkal ke tempat Mnag Cecep. Jadi kalau ada yang saat ini berada di Palembang atau akan ke Palembang, nah tidak ada salahnya memasukan es krim Mang Cecep ke agenda wisata kulinernya, Es Krim Mang Cecep yang mangkal di depan Pelabuhan Boom Baru didepan bekas kantor migrasi.  Selamat Mencoba.

have a nice travel in Palembang, South Sumatera- Indonesia

 

Es Krim Mang Cecep

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s