Pindang Tulang pertama resep versi istri sepupu

Sejak tinggal di Palembang,keinginan untuk belajar memasak makanannya cukup besar. Kalau boleh dibilang untuk selera makanan Aku biasanya Minang minded. Segala sesuatunya haruslah berbau Minanag dan dimasak oleh mamaku. Tapi sejak disini kebiasaan makanan berubah 180 derajat. Biasanya setiap pagi sarapan lontong gulai cubadak dan toco, berubah menjadi sarapan model dan tekwan. Biasanya makan dilawankan dengan santan sekarang makan goreng ubi pun dengan cuko khas Palembang.

Salah satu makanan favoritku adalah pindang tulang,sejenis sup khas Palembang,atau ada yang bilang citarasanya mirip tomyam dari Thailand. Salah satu pindang favoritku adalah pindang padasuka,belum tahu dimana letaknya,tapi ini dibeli waktu makan siang oleh office boy dikantor. Kuahnya sungguh nikmat sampai tetesan terakhir,makannya dilawankan dengab sambal nenas. Pindang tulang yang panas dan didalamnya ada irisan nenas yang segar,sunnguh assoyy geboy;)

Sudah beberapa rumah aku coba pindang tulangnya,mereka memili kreasi dan ciri khas tersendiri. Dari kuahnya yang berempah sampai kuah sederhana nan segar. Tapi apapun variasinya pindang tulang tetap lah pindang tulang. Tulang disini tidak melulu tulang,tetapi tulang yang ada sempilan dagingnya,jadi seperti bagian daging sapi yangs sering digunakan membuat sup.

Kali ini aku coba merekapitulasi pindang tulang pertama yang bumbunya aku iris dan masak sendiri( walaupun takaran jumlah bumbu masih ditentukan istri sepupuku)

·  1 kg daging yang tidak melulu daging tapi ada tulangnya
.  Air secukupnya untuk merebus
.  10 siung bawang merah
.  5 siung bawang putih
.  1 ruas kunyit
.  1 ruas laos
.  2 ruas lengkuas
.  10 batang cabe hijau
.  Daun salam 2 lembar
.  1 batang serai yang dimemarkakan
.  2 buah tomat
.    Terasi
.   Merica
.  Garam secukupnya

Cucilah daging sampai bersih dan rebuslah, tak lama kemudian masukan potongan bawang merah,bawang putih,kunyit,laos,lengkuas, cabe hijau,daun salam, serai. Tutuplah, setelah beberapa menit masukan terasi,merica dan garam sesuai selera. Kemudian tutup lagi. Tunggulah pindang tulang sampai empuk dan akan mengeluarkan cita rasa khas. Ketika makan sajikan dengan nasi dan pindang tulang yang diberi irisan tomat segar. Selamat mencoba:)

Ini salah satu resep pindang tulang yang sangat sederhana dab simpel sekali membuatnya, namun rasanya juga tidak kalah untuk diuji coba. Buat sementara waktu saya belajar yang simpel ini dulu,dan dalam waktu dekat akan belajar pindnag tulang versi lengkapnya. Tunggu saja ya waktu dan tanggal mainnya:)

Advertisements

2 comments on “Pindang Tulang pertama resep versi istri sepupu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s